Menjadi seorang ibu multiperan seringkali membuat kita lupa bahwa kita juga butuh 'panggung' sendiri untuk bersinar. Baru-baru ini, saya terinspirasi oleh kisah Ikhwan, seorang peserta yang tengah bersiap menghadapi final audisi yang super sengit. Meski bukan seorang ibu, semangatnya menghadapi kompetisi bisa kita jadikan pelajaran berharga untuk self-care dan kesehatan mental.
Fokus pada Diri Sendiri, Bukan Pesaing
Ikhwan menyadari betul bahwa lawan-lawannya memiliki kemampuan vokal yang luar biasa. Namun, ia memilih untuk tidak larut dalam rasa khawatir atau membandingkan diri dengan orang lain. “Kita harus mempersiapkan diri sendiri, karena yang bikin kita sukses ya diri kita sendiri,” ujarnya dengan tegas.
Bagi kita para ibu, ini pengingat penting. Di tengah tuntutan mengurus rumah, anak, dan pekerjaan, seringkali kita merasa kurang dibandingkan dengan ibu-ibu lain di media sosial. Padahal, setiap perjalanan kita unik. Fokus pada peningkatan diri sendiri, tanpa terpengaruh standar orang lain, adalah kunci menjaga kesehatan mental.
Menerima Kemungkinan Hasil yang Tidak Sesuai Harapan
Satu hal yang membuat saya kagum adalah sikap Ikhwan yang sudah menyiapkan mental untuk menerima hasil apa pun. Ia mengatakan bahwa kegagalan bukan alasan untuk berhenti mengejar cita-cita. Ini adalah bentuk resiliensi yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai ibu, kita sering dihadapkan pada ekspektasi tinggi—baik dari keluarga, masyarakat, maupun diri sendiri. Belajar untuk menerima bahwa tidak semua hal berjalan sempurna adalah langkah besar dalam self-care. Ikhwan mengajarkan kita untuk tetap melangkah meskipun hasil belum sesuai harapan.
Percaya pada Kemampuan Diri
“Percaya sama diri sendiri,” kata Ikhwan. Kalimat sederhana ini memiliki dampak yang luar biasa. Membangun kepercayaan diri tidak terjadi dalam semalam, tapi bisa dimulai dari hal-hal kecil. Misalnya, dengan memberikan afirmasi positif setiap pagi, atau merayakan pencapaian kecil yang kita raih.
Kita bisa menerapkan ini dalam rutinitas harian. Saat berhasil menyelesaikan pekerjaan rumah atau membuat anak tersenyum, itu adalah prestasi yang patut dihargai. Jangan ragu untuk memberi pujian pada diri sendiri.
Tips Self-Care untuk Ibu Multiperan
- Luangkan waktu 10 menit setiap hari untuk diri sendiri tanpa gangguan.
- Jangan membandingkan perjalanan hidupmu dengan ibu lain.
- Terima bahwa kegagalan adalah bagian dari proses belajar.
- Bangun kepercayaan diri dengan menuliskan tiga hal positif yang kamu lakukan hari ini.
- Jangan ragu untuk meminta bantuan saat merasa kewalahan.
Kisah Ikhwan mengingatkan kita bahwa mental yang kuat adalah modal utama untuk menghadapi persaingan apa pun, termasuk dalam peran kita sebagai ibu. Dengan fokus pada diri sendiri, menerima ketidaksempurnaan, dan percaya pada kemampuan, kita bisa menjalani hari-hari dengan lebih tenang dan bahagia.